Italian (IT)English (UK)DeutschFrancàisNederlands

Mengetahui Lebih Dekat Tentang Percobaan Psikotes

Mengetahui Lebih Dekat Tentang Percobaan Psikotes
Pembahasan kali ini seputar bagaimana mengetahui tes psikotes. Banyaknya antusiasme para pencari kerja yang mengikuti jenjang seleksi tes di suatu perusahaan menuntut mereka bekerja ekstra dalam pembuatan rangkain tes seleksi hal yang demikian. Salah satunya merupakan psikotes atau yang acap kali disebut dengan tes psikologi. Secara awam psikotes berbeda dengan percobaan potensi akademik, percobaan ini lebih mengarah pada melihat sisi kepribadian. Sedangkan percobaan potensi akademik lebih mengarah terhadap tes kecerdasan. Sebagian orang dari mereka walaupun berasal dari jenjang pengajaran yang tinggi belum dapat lolos dalam psikologi ini karena kepribadiannya diukur kurang pantas dengan yang diharapkan oleh perusahaan. Oleh karena itu kita perlu mengenal bagaimana pengukuran dalam percobaan ini. Berikut sedikit ulasannya.

 

Pada dasarnya tujuan adanya psikotes ini yaitu untuk mengevaluasi aspek individu diperhatikan dari segi psikisnya. Pengukuran dalam psikotes ini bukan dinilai dari segi kecerdasan namun dari segi kepribadian yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Karenanya bagi para pencari kerja perlu mengenai pengukuran percobaan psikotes tersebut. Sebelum itu, ada hal yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi psikotes ialah kesiapan mental dan beristirahat dengan cukup sebab biasanya percobaan ini banyak menguras waktu dan cukup melelahkan. Kemudian yang terutamanya merupakan memahami betul metode penialaian tiap tesnya, seperti kita kenal dalam satu sesi psikotes ada beberapa percobaan yang berbeda. Seumpama tes aritmatika, penalaran, analogi, kraeplin, warteg dan menggambar orang.

 

Percobaan aritmatika umumnya ditujukkan untuk memandang kesanggupan analitik kepada pola-pola yang berbentuk angka yang nantinya dapat memprediksikan hal lain lewat pola hal yang demikian. contoh soal tes psikotes percobaan penalaran yaitu tes yang menguji kemampuan seseorang memahami suatu pola dalam wujud gambar. Kemudian tes analogi yang bertujuan untuk melihat kesanggupan logika seseorang mengenai suatu kondisi untuk memandang seberapa jauh seseorang dapat memahami bagaimana sebab dan imbas suatu persoalan dalam dunia kerja. Tes kreaplin ialah tes yang dimaksudkan untuk menguji seberapa konsisten dan ketahanan seseorang dalam suatu tekanan. terakhir percobaan warteg dan menggambar orang percobaan ini bertujuan untuk mengamati bagaimana emosional, kecerdasan, daya pikir seseorang yang dituangkan dalam suatu gambar. ulasan singkat perihal bagaimana mengenal tes psikotes, semoga bermanfaat.
Go to top